Politik

Sekretaris KP3ALA : Aceh Louser Antara (ALA ) Bukan Kepentingan Elit !

Sekretaris KP3ALA : Aceh Louser Antara (ALA ) Bukan Kepentingan Elit !
Dokumen.Pribadi

Sekretaris KP3ALA  Kabupaten Aceh Tengah Drs.Darmawan, MT.

Aceh Tengah| suaragayo.id | –Tarik ulur pemekaran Aceh Louser Antara kian hangat di perbincangkan oleh sejumlah kalangan, namun,tidak sedikit juga menuai pro dan kontra usulan keinginan menjadikan provinsi baru. Takengon. 4 September 2026.

‎Sekretaris KP3ALA  Kabupaten Aceh Tengah Drs.Darmawan, MT mencoba menguraikan dalam catatan nya yang menguak sisi kehadiran Daerah Otonom Baru ( DOB ).

‎Menurutnya ada beberapa alasan pembentukan Aceh Louser Antara segera di bentuk dan penyegaran pertumbuhan ekonomi secara merata,bahkan angin segar tersebut telah lama di sampaikan oleh presiden Prabowo Subianto.

‎‎Ia tidak menafikan secara Status hukum,pemekaran  masih tertahan moratorium, namun disisi lain secara hukum dan ekonomi menurut nya saat inilah waktu yang sangat tepat untuk pemekaran provinsi ALA.

‎‎Bukan tanpa dasar,beliau menyampaikan hal tersebut tertuang dalam Visi dan Misi Presiden Prabowo Subianto, yang ingin menambah Pemekaran Provinsi sebanyak 12 Provinsi baru,sementara  yang sudah ada sebanyak 38 Provinsi dan presiden Prabowo ingin menjadikan Indonesia menjadi 50 Provinsi.

‎‎"Pada saat ini, Pemerintah pusat masih moratorium pemekaran DOB (Daerah Otonomi Baru) sejak 2014,sehingga  ALA dan ABAS (Aceh Barat Selatan) belum bisa disahkan di perlemen Senayan, Yang bikin KP3 ALA optimis sekarang adalah Kepres No. 37 Tahun 2025 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah 2026 yang diteken Presiden Prabowo 22 Desember 2025,Di dalamnya ada agenda penataan daerah dan desain besar penataan daerah untuk kepentingan strategis nasional,bagi pejuang ALA, itu dianggap pintu pembuka moratorium."Ungkapnya

‎Sekjen KP3ALA juga mengatakan program ini bukanlah proyek Elit, Ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh pejuang pemekaran ALA, sebagai bukti kebutuhan dah gerakan rakyat yang menginginkan pemekaran.

‎‎Pada tanggal 4-5 Okt 2025 di Asrama Haji Medan,Puluhan tokoh dari 6 kabupaten/kota calon ALA sepakat lanjutkan perjuangan dan bentuk kepengurusan baru. Mereka menyatakan akan bawa rekomendasi langsung ke Gubernur Aceh dan Presiden Prabowo,bahkan di Gayo Lues telah membentuk ulak KP3 yang terdiri dari kalangan muda dan tua.

‎‎"Berbicara ALA Itu bukan Hanya Gayo,tapi itu terdiri dari 6 (enam) kabupaten kota,Yaitu Gayo lues, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Bener Meriah,Aceh Singkil dan Kota Subulussalam."Pungkas nya

‎Sebagai penutup beliau mengatakan upaya pemekaran ini tidak berbenturan dengan UUPA (Undang-Undang Pemerintahan Aceh).Banyak yang khawatir pemekaran merusak perdamaian dan dianggap kepentingan elit politik saja,Disebut sebagai isu musiman yang hidup menjelang Pemilu/Pilkada, mati setelahnya.padahal upaya upaya tersebut membutuhkan rentan waktu yang sangat lama.

‎‎"Secara administratif berkas sudah lengkap (metode top-down dan bottom-up), struktur organisasi sudah diperbarui di semua level, dan ada angin segar dari Kepres 37/2025. Tapi secara hukum masih menunggu pemerintah pusat cabut moratorium DOB dan DPR sahkan RUU-nya. Jadi kalau ada saudara-saudara kita yang menolak Pemekaran Provinsi ALA, Mungkin belum paham, atau kurang mengikuti perkembangan perjuangan ALA."tutupnya

‎

‎

‎

‎

Categories: Politik Tags: #Politik

Bag

0 Comments

  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Leave a comment

Newsletter Subscribe

Dapatkan berita terbaru langsung ke email Anda.